MGEI LEARNING CENTER
4 MARET 2017
[MGEI Learning Center]
Did You Know ? "Penjelasan Al-Qur'an tentang Besi Turun dari Langit Terbukti Ilmiah"
Para Astronom abad modern baru menemukan bahwa besi sebenarnya berasal dari langit. Padahal Allah SWT telah menjelaskan hal tersebut pada abad ke-7 saat kemunculan Al-Qur'an dalam surat Al Hadid yang berarti 'besi'. "....Dan kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ..." (Al-Hadid, QS 57 : 25). Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi di ciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban yang sangat penting.
Hal ini diperkuat oleh studi yang di terbitkan Meteoritics & Planetary Science yang mengungkapkan bahwa besi berasal dari luar angkasa. Awalnya mereka melakukan penelitian untuk melihat kandungan besi pada artefak yang ada di Mesir. Pada penelitian tersebut tim penelitian Inggris menetapkan logam berat ini ternyata dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Setelah dikaji lebih lanjut ternyata sistem tata surya tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat.
Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kirimam dari bintang - bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dalam ayat tersebut.
Sumber : www.infoyunik.com

10 MARET 2017

[MGEI Learning Center]
Did You Know? "Cinnabar atau Merkuri Sulfida adalah Mineral Tunggal Paling Beracun yang ada di Muka Bumi"
Cinnabar merupakan mineral tunggal yang berperan sebagai bijih utama penghasil mineral merkuri. Dalam dunia "perbatuan" mineral ini sering di sebut sebagai "Dragon Blood" karena memiliki warna merah cerah seperti darah.
Cinnabar dapat melepaskan merkuri murni yang membahayakan tubuh apabila terkena panas. Ganguan yang dapat di timbulkannya adalah tremor (gemetaran), hilangnya pengindraan serta kematian.
Uniknya meskipun pengetahuan modern telah menemukan bahaya pada penggunaan mineral ini namun dalam sejarah bangsa China Cinnabar pernah digunakan sebagai ornamen pada makanan serta dijadikan ukiran sebagai hiasan. Dan yang paling gila lagi, pada pengobatan kuno Cinnabar disebut memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit dengan kondisi tertentu.
Sumber : www.supranaturalonline.us
17 MARET 2017

[MGEI Learning Center]
Did You Know? "Berlian Asli dan Langka Berasal dari Mantel Bumi dengan Kedalaman Ekstrim"
Penemuan baru mengenai berlian ini telah membantu penyelesaian salah satu teka-teki besar dalam studi formasi berlian, yaitu; bagaimana batu berlian asli terbesar dan paling berharga di dunia bisa terbentuk.
Batu berlian asli berukuran besar seperti Cullinan memiliki satu set karakteristik fisik yang membedakannya dari jenis berlian lain. Penelitian menunjukkan permata Cullinan terkadang memiliki inklusi logam kecil, atau karakteristik internal yang terperangkap di dalamnya. Inklusi metalik hidup berdampingan dengan jejak cairan metana dan hidrogen. Selain inklusi metalik, beberapa batu berlian asli yang luar biasa juga mengandung inklusi mineral.
Hal ini membuktikan bahwa berlian terbentuk pada kedalaman ekstrim, kemungkinan dikedalaman 360 hingga 750 km di dalam mantel. Ternyata batu berlian asli ini hanya bisa ditemukan jauh lebih dalam daripada berlian lain yang terbentuk dibagian bawah lempeng tektonik benua, umumnya di kedalaman 150-200 km
Inklusi logam merupakan campuran yang dipadatkan oleh mineral besi, nikel, karbon dan sulfur, juga mengandung cairan metana dan hidrogen dalam ruang kecil tipis antara fase logam dan berlian. Karbon murni mengkristal dalam campuran ini, cairan logam mencair didalam mantel bumi dan kemudian membentuk berlian. Tetesan kecil cairan logam terkadang terjebak dalam berlian saat pembentukan. Selama pemotongan dan pemolesan, bagian dari 'berlian biasa' yang mengandung inklusi sering terputus atau hilang setelah dipoles pengrajin permata, sehingga kekurangannya bisa tertutupi dan tampak indah.
Teori tentang batu berlian menjelaskan, bahwa selama bertahun-tahun bagian dari mantel dalam (kedalaman sekitar 250 km) mengandung logam besi dan oksigen terbatas, dimana inklusi metalik, metana dan hidrogen, akan membungkus batu berlian. Tetapi ilmuwan masih belum memastikan sejauh mana peranan logam terhadap pembentukan batu berlian.
Sumber : www.isains.com
24 MARET 2017

[MGEI Learning Center]
Did You Know? "Mineral Zircon Ungkap Kisah Benua yang Hilang"
Sebuah studi terbaru menyebutkan, bahwa benua di Afrika yang hilang sekitar tiga miliar tahun silam ditemukan di pulau Mauritius, Samudra Hindia.
Dalam sebuah pernyataannya seperti dilansir CBS News baru-baru ini, ahli geologi Lewis Ashwal dari University of the Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan, mengatakan timnya menemukan kristal zircon berusia miliaran tahun di pulau Mauritius, Samudera Hindia. Sementara usia bebatuan lainnya di pulau tersebut tidak lebih dari 9 juta tahun.
Menurut penjelasan tim peneliti, bumi sejatinya terdiri dari dua bagian, yakni benua atau daratan yang lebih tinggi dari permukaan laut yang umumnya berusia lebih tua dari laut, ada yang bahkan berusia empat miliar tahun sejarahnya. Sementara bagian lainnya adalah basin yang tenggelam di bawah permukaan laut, usianya relatif lebih muda, dan ridges-punggung samudera juga terus terbentuk secara berkelanjutan.
Ahli geologi umumnya percaya bahwa pulau Mauritius terbentuk dari aktivitas gunung berapi dan berasal dari punggungan samudera, dengan kata lain pulau Mauritius tidak seharusnya muncul dalam batuan kerak yang lebih tua usianya di atas permukaan laut.
Penelitian terbaru memperkirakan bahwa ketika super benua Gondawa ini terbagi menjadi Benua Afrika, India, Australia dan Antartika 200 juta tahun silam, ada sebuah Benua ditinggalkan.
Setelah lama hanyut, benua yang dicampakkan ini kemudian diselimuti oleh lapisan lava dingin dari aktivitas gunung berapi dalam proses penampakannya kembali di Mauritius.
Setelah pengujian isotop, usia zirkon yang ditemukan itu diperkirakan berkisar antara 2,5 miliar – 3 miliar tahun.
Menurut Ashwal, bebatuan yang sedemikian tua ini seharusnya tidak muncul di pulau Mauritius, karena usia bebatuan di pulau tersebut maksimal hanya sembilan juta tahun sejarahnya.
Sumber : www.erabaru.net
31 MARET 2017

[MGEI Learning Center]
Did You Know? "Selenite merupakan Kristal Terbesar di Dunia yang Pernah ditemukan"
Di bagian utara Meksiko, berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Chihuahua, terdapat lokasi penambangan yang disebut Tambang Naica. Tambang Naica merupakan tambang timah dan perak yang cukup besar, dikelola oleh perusahaan pertambangan terkemuka di negara tersebut. Jauh di bawah kedalaman tambang tersebut tersembunyi gua-gua yang terkenal karena keindahan kristal-kristalnya.
Salah satu yang paling menarik perhatian khalayak adalah Cueva de los Cristales atau Gua Kristal. Di tempat itu terdapat lusinan kristal raksasa berwarna putih dan ungu yang sekilas tampak seperti pecahan gelas. Formasinya yang menakjubkan menjadikan tempat ini terkesan seperti tempat di planet asing. Menurut National Geographic magazine, kristal-kristal di sini termasuk bongkahan kristal terbesar di dunia. Kristal terbesar yang pernah ditemukan di sana panjangnya mencapai 12 meter, dengan diameter 4 meter, dan berat mencapai 55 ton. Karena itu gua ini juga dikenal dengan nama Gua Kristal Raksasa.
Kristal yang ditemukan di Cueva de los Cristales merupakan jenis selenite crystal atau gypsum. Para ilmuwan sempat bertanya-tanya bagaimana formasi kristal di gua tersebut bisa berukuran sebesar itu. Sebab penemuan gua kristal di Tambang Naica bukanlah yang pertama, tetapi tak ada bongkahan dan balok kristal di tempat lain yang sebesar itu.
Sumber : www.merdeka.com