MGEI LEARNING CENTER
2 JUNI 2017
[MGEI Learning Center]
Did You Know ? "Misteri Urat Mineral Mars Terpecahkan"
Tahun lalu robot wahana Curiosity Rover menemukan sesuatu yang aneh yakni urat berwarna-warni di Mars. Kini, para ilmuwan telah mengetahui dari mana asalnya.
Urat mineral yang ditemukan ini kemungkinan besar disebabkan penguapan danau Mars Kuno. Urat mineral ini mengandung sulfur dan mungkin telah menjadi bukti pendukung kehidupan asing di masa Planet Mars berair.
Ilmuwan di Universitas Leicester menggunakan Curiosity untuk mengeksplorasi Yellowknife Bay di kawah Gale. Diameter kawah ini membentang seluas 96 mil dan memiliki gunung menjulang dari lantai kawah. Para peneliti mempelajari urat mineralogi itu merupakan jalur untuk air tanah pada mudstone. “Rasa air tanah Mars ini tidak akan terasa enak. Berisi 20 kali sulfat dan natrium dari botol air mineral biasanya,” kata Profesor John Bridges dari University of Leicester.
Dr. Schwenzer dari Universitas Terbuka Leicaster menyimpulkan beberapa mikroba di Bumi memang menyukai sulfur dan cairan kaya akan besi. Hal itu disebabkan mikroba-mikroba ini dapat menggunakan dua elemen tersebut untuk mendapatkan energi. “Pertanyaan apakah dalam air di kawah Gale terdapat kehidupan atau tidak adalah pertanyaan yang menarik,” kata Profesor Bridges menambahkan.
Studi menunjukkan urat ini dibentuk karena sedimen dari danau purba yang terkubur dipanaskan hingga sektar 50 derajat Celsius sehingga mengakibatkan pengkaratan. Penguapan danau kuno di Yellowknife Bay akan menyebabkan terbentuknya silika dan deposit yang kaya akan sulfat.
Kemungkinan endapan asli dari deposit ini merupakan gipsum, mineral putih, atau mineral abu-abu lembut yang terdiri dari kalsium sulfat terhidrasi. Deposit ini kemudian dilarutkan dalam air tanah dan kemudian menjadi bagian dari batu dari kawah Gale.
Hal ini menyebabkan urat sulfat terbentuk di Yellowknife Bay. Urat sulfat pada Mudstone di kawah Gale mirip dengan komposisi batuan di Watchet Bay, North Devon.
“Hal ini memberikan bukti lebih lanjut untuk sejarah air dan variasi air di kawah Gale. Banyak generasi dari cairan, masing-masing dengan komposisi kimia yang unik, berguna untuk menjelaskan apa yang kita dapatkan dalam penemuan ini,” kata Ashwin Vasavada, ilmuwan project curiosity dari NASA Jet Propulsion Laboratory.
Sumber : www.geektalk.id
